Minggu, 02 Oktober 2011

STIMULATING PRIMARY MATHEMATICS GROUP-DISCUSSION


STIMULATING PRIMARY MATHEMATICS GROUP-DISCUSSION

By
1.      Shisumi Shimizu (Institute of education Tsukuba University Japan)
2.      Marsigit (Faculty of Mathematics and Science, the State University of Yogyakarta)

Reviewed by : Wahyu Ramadhani Aji (09301241043)
Blog : Wahyu25ramadhani.blogspot.com

Variasi mengajar diperlukan untuk mendukung kegiatan belajar siswa di kelas. Penelitian ini di lakukan di SD Gambiranom, Yogyakarta untuk siswa kelas 6. Penetilian ini meneliti aktivitas siswa dalam menganalisisa pola – pola bilangan sebagai hasil dari pengurangan dan penjumlahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam belajaran mengajar dan membandingkan tiga aktivitas berbeda siswa dalam kegiatan belajar.

Penelitian ini mencakup hal – hal sebagai berikut (1). Mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang muncul ketika mengejar matematika, (2). Membangun strategi pemecahan masalah diantara peneliti dan guru, (3). Menerapkan strategi. (4). Mengevaluasi keefektifan strategi, (5). Merefleksikan hasil, (6).  Membuat kesimpulan dan mengidentifikasi masalah baru, (7). Mengulang siklus sampai mereka memahami perannya, (8). Melaporkan penemuannya .

Pada siklus pertama, guru menginginkan siswa mempunyai kemampuan untuk menganalisa pola bilangan yang dihasilkan dari penambahan bilangan 2 angka yang saling berkebalikan. Contohnya 57 + 75 =.… Pada siklus kedua guru meminta siswa untuk menganalisa pola bilangan yang dihasilkan dari pengurangan 2 angka yang saling berkebalikan. Contohnya 74 – 47 =….

Dalam penelitian ini kami fokus pada interaksi guru dengan siswa di dalam kelas, dimana kelas dibagi menjadi beberapa kelompok.  Ternyata hasil yang kami dapatkan menegaskan bahwa apabila guru bersedia menyiapkan rencana pembelajaran yang baik dan mengembangkan skema dalam mengajar, siswa akan berhasil dalam perannya dalam mengkostruksi pengetahuannya sendiri.

Dalam penelitian ini juga didapatkan kenyataan bahwa siswa tidak tergantung dari perintah guru, mereka mengambil inisiasi untuk belajar sendiri. adanya lembar kerja siswa pun sangat membantu dalam proses kegiatan belajar. Kesimpulannya penelitian tindakan kelas tidak hanya membuat siswa menjadi pembelajar yang aktif tetapi juga memberi kesempatan siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Speak Up