Terkadang keberuntungan memang mengherankan. Datang tanpa diduga, tak
disangka. Kalo datang kepada diri kita, maka kita menjadi begitu
bahagia. Tetapi bila jatuh ketangan orang lain terasa ugghhhh
menyebalkan (ups, aku gag tau istilah tepatnya), apalagi bila kita
merasa telah melebihkan usaha dibanding dengan orang yang beruntung itu.
Tapi benar gag sih?
Keberuntungan, pada akhirnya kadang datang tanpa kita sadari .Jane
sebenarnya kita tuh beruntung, tapi gag sadar. Kadang juga kita baru
sadar ketika titik keberuntungan itu lewat. [Biasanya berakhir menyesal,
huhu]. Atau malah yang melihat keberuntungan kita itu justru malah
orang lain, kita mah gag ngrasa kalo itu keberuntungan.
Jadi gimana sih?
Haha, Aku juga gag yakin sih. Tapi menurutku keberuntungan punbisa perlu diusahakan.
Kemudahan – kemudahan yang datang tanpa terduga (yang kadang akusamakan
anggap sebagai keberuntungan), mungkin bisa terjadi karena berbagai
faktor. Faktor x. entah apa itu. sekarang gag masuk akal. tapi begitu
titik keberuntungan telah lewat, baru kita tahu. Oh karena itu, ow
begitu.
Menurutku lagi Faktor yang paling besar dari perbuatan kita.
Rajin ibadah, baik hati, murah senyum, bermanfaat bagi orang lain.
Jadinya banyak yang mendoakan. Alloh pun sayang sama kita.Jadi mengalir
lah kemudahan – kemudahan.
Nah, tu kan. Hehe
Saat kita merasa keberuntungantak pernah jarang
menghampiri kita. Maka lihat lah lagi, jangan – jangan kita yang belum
bisa melihat keberuntungan yang sebenarnya sering datang pada diri kita.
Atau mungkin perlukan usaha yang lebih lagi agar kemudahan – kemudahan
selalu datang. ^_^
*Ku tulis ini saat menginginkan keberuntungan yang dimiliki oleh orang lain. : D
Tapi benar gag sih?
Keberuntungan, pada akhirnya kadang datang tanpa kita sadari .
Jadi gimana sih?
Haha, Aku juga gag yakin sih. Tapi menurutku keberuntungan pun
Kemudahan – kemudahan yang datang tanpa terduga (yang kadang aku
Nah, tu kan. Hehe
Saat kita merasa keberuntungan
*Ku tulis ini saat menginginkan keberuntungan yang dimiliki oleh orang lain. : D