Refleksi
4 Kuliah Filsafat
Wahyu Ramadhani Aji
(09301241043)
Pendidikan Matematika
Bilingual
MENEMBUS RUANG DAN WAKTU
Pada
perkuliahan kali ini, kami belajar tentang menembus ruang dan waktu, serta
bagaimana cara agar kita bisa memembus ruang dan waktu dengan cara yang
canggih. Jangankan kita yang belajar filsafat, tidak sekolah, anak – anak,
binatang, tumbuhan, batu pun sedang menebus ruang dan waktu. Semua mengalami
masa lampu dan masa sekarang, ruang yang mudah dan ruang yang sulit. Menembus
ruang dan waktu bisa saja mudah, yaitu dengan tidur. Kesempatan pun menembus
ruang dan waktu. Tanpa diminta pun, waktu akan terus berjalan. Tidak bisa tidak.
Tidak ada yang bisa menghentikan. Walaupun kita tertidur pun, waktu tidak akan
terus berjalan tanpa menunggu kita bangun.
Tiga bekal yang
dipertimbangkan agar canggih dalam menembus ruang dan waktu
1. Paham
dengan ruang dan waktu
Ruang
itu ada ruang dimesnsi 0, 1, 2, 3 Sampai
dengan Tak hingga. Selain itu ada normative, spiritualis, materialism,
formalism. Sedangkan waktu ada yang berkelanjutan,berurutan, berkesatuan
2. Memahami
adanya tentang filsafat fenomenologi
Fenomenoligi
meliputi abstraksi dan idealisasi. Sebenar – benar manusia itu abstraksi, hanya
melihat satu titik atau sedikit titik tidak bisa semuanya. Sehingga harus
memilih. Berfikir pun harus tentang satu hal. Apalagi berbicara, tidak bisa
bersamaan. Itulah reduksi. Keterbatasan itu adalah karunia.
3. Memahami
filsafat fondasionalism dan antithesisnya
Fondasionalism
berangkat dari suatu pondasi. Menetapkan definisi, aksioma, teorema dan
seterusnya. Kamu fondasionalism tahu kapan sesuatu itu dimulai.tetapi lebih
dari separuh di dunia ini, kita tidak tahu persis kapan di mulainya. Itulah
antithesisnya dari fondasinalism, yaitu instusionalism. Banyak hal yang dapat dimengerti dan
dilaksanakan tanpa membutuhkan definisi.
Dalam
perkuliahan ini saya tertarik pada bagian melupakan hal lain saat mengerjakan
sesuatu. Fokuslah kini dan di sini. Saat mengerjakan sesuatu kita perlu focus.
Tidak perlu memikirkan hal – hal yang mengganggu. Sesuatu yang telah lewat.
Masalah – masalah lain yang tidak berkaitan di lupakan saja. Dan juga, hasil
dan bagaimana nanti pun tidak perlu dipikirkan. Terlalu memikirkan hasil akan
membuat kita takut gagal. Takut gagal akan membuat kita takut melangkah. Kalau kita
takut melangkah maka kita menjadi tidak focus. Membuang waktu. Oleh karenanya
agar bisa menembus waktu dengan canggih kita harus focus dan menyingkirkan hal
– hal yang tidak berkaitan, dalam filsafat, istilah yang digunakan adalah rumah
ephoce.
Hal
lain yang menarik adalah tentang intuisi. Manusia kecil mengetahui intuisi waktu
seperti lama, sebentar, dan juga intuisi ruang tanpa mengenal definisi terlebih
dahulu, tetapi mereka tahu dengan intuisi. Pun dalam membelajarkan matematika,
perlu untuk mengetahui teori perkembangan peserta didik. Matematika kadang
dilakukan terlalu formal sehingga lama – lama akan menggerus kemampuan intuisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Speak Up