The Iceberg Approach of Learning Fractions in Junior High School: Teachers’ Simulations of Prior to Lesson Study Activities
By : Marsigit
Yogyakarta State University, Indonesia
Reviewed By : Wahyu Ramadhani Aji (09301241043)
Blog : wahyu25ramadhani.blogspot.com
Mengajar adalah seni. Guru tidah hanya dituntut untuk menguasi materi tetapi menguasai bagaimana cara mengajar terbaik agar siswa memahami konsep. Sayangnya tidak semua materi dapat dengan mudah dipahami oleh siswa. harus ada teknik – teknik tertentu untuk membuatnya semakin realistic bagi siswa. Namun guru sendiri belum tentu tahu bagaimana metode mengajar yang sesuai.
Salah satu materi yang sulit dikuasai siswa adalah konsep pecahan untuk siswa SMP. Lesson study menawarkan solusi untuk masalah ini. Sekelompok guru membahas bagaimana cara mengajar terbaik agar siswa lebih mudah memahami konsep. Mereka sepakat bahwa untuk membuat konsep pecahan mudah dipahami siswa harus beorientasi pada matematika dunia nyata.
Pengajaran realistik diperlukan agar siswa benar – benar paham karena matematika serasa dekat dengan kehidupan sehari – hari. Sebenarnya ada dua macam tipe matematika yaitu matematika vertikal dan matematika horizontal. Matematika horizontal adalah situasi sehari – hari yang membantu siswa memahamai konsep matematika, sedangkan matematika vertical adalah pemahaman konsep matematika itu sendiri.
Guru memahami bahwa matematika horizontal akan membantu memahami matematika vertikal. Oleh karena itu pendekatan realistik dan konstekstual cocok untuk mengajarkan konsep pecahan. Salah satu model pengajaran realistic adalah melalui pendekatan gunung es. Di mana dibagian yang tampak (bagian kecil) siswa diperkenalkan dengan notasi pecahan, decimal dan persen. Bagian ini disebut dengan formal abstrak.
Bagian kedua dari gunung es, siswa diberikan konsep pecahan, miaslnya menyederhanakan pecahan, mengoperasikan bilangan pecahan dan mengubah pecahan kedalam bentuk decimal atau persen. Bagian itu disebut membangun pengetahuan.
Bagian ketiga, siswa diberikan ilutrasi gambar tentang pecahan. Ilustrasi ini menjadikan siswa lebih paham. Tahap ini disebut pembentukan skema. Bagian dasar atau terakhir dari gunung es, siswa diperkenalkan konsep pecahan yang ada di dalam kehidupan sehari – hari.
Kenyataan dilapangan, banyak guru yang kesulitan mengajarkan pacahan menjadi lebih nyata dan guru sepakat bahwa model pendekatan gunung es untuk pembelajaran pecahan membantu siswa lebih memahami konsep.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Speak Up