Pagi ini, ku paksa telingaku untuk sedikit peka
Bersama fajar yang ranum,
ku dengar kalamMu ya Rabbi
Cahaya bintang mulai berpamit pulang
Menghantarkan fajar menelisik celah – celah udara
Menerobos jendela kamarku
“Terangi aku ya Rabbi”
Melatar dunia yang siap ku jengkal
Tertunduk aku dalam buai angin usil
Menukar keramaian dengan kedamaian
Lewat jabat hangat matahari pagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Speak Up